Berita

Forum Musyawarah Pondok Pesantren Se-Jawa-Madura 2016 Di Nurul Qadim Akan Dihadiri Delegasi 350 Pondok Pesantren

Forum Musyawarah Pondok Pesantren Se-Jawa-Madura 2016 Di Nurul Qadim Akan Dihadiri Delegasi 350 Pondok Pesantren - ASWAJAONLINE.COM
Written by Muhammad Arief

Probolinggo, ASWAJAONLINE.COM – Pondok Pesantren Nurul Qadim bersiap Laksanakan Forum Musyawarah Pondok Pesantren Se-Jawa-Madura (FMPP) yang merupakan Forum berkumpulnya Kaum Intelektual bersarung yang di ikuti di Pesanten-Pesantren Se-Jawa Madura.

Sebab Dinamika Perubahan zaman yang semakin Dinamis, dan diskursus perkembangan teknologi serta peradaban yang terkadang berseberangan dengan nilai-nilai agama membuat pesantren salaf beserta para ulama dituntut untuk memberikan solusi aktual serta berimbang dengan kondisi masyarakat indonesia. Pesantren salaf dengan keyakinan bermadzhabnya, dikira mampu menyelesaikan problematika yang terjadi di umat islam. Maka dari itu dengan segala partisipasinya kepada umat, pesantren salaf berijtihad untuk menjawab segala tantangan-tantangan dan perkembangan agama melalui majelis musyawarah bahsul masail ini.

Untuk kedua kalinya Pondok Pesantren Nurul Qadim menyelenggarakan FMPP ini yang beralamatkan di Jalan KH. Hasyim Minu, Desa Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Rencananya acara ini akan dibuka langsung pada hari Rabu mendatang tanggal 23 Maret 2016 di Gedung Auditorium Pondok Pesantren Nurul Qadim, sedangkan penutupannya akan dilaksanakan pada hari kamis 24 Maret 2016. Undangan pun sudah disebar ke 350 Pesantren se-Jawa-Madura untuk acara ini. Diantara undangan tersebut adalah: Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Pondok Pesantren Langitan Tuban, Pondok Pesantren Pacul Gowang Jombang, Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang, Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Pondok Pesantren Sukorejo Situbondo, Pondok Pesantren Bata-Bata Pamekasan, Pondok Pesantren Kaliwungu, Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Pondok Pesantren Genggong, Pondok Pesantren Darussalam, Pondok Pesantren Nurul Kholil Bangkalan dan lain-lain dari berbagai Pesantren Salaf Se-Jawa Madura.

Rencananya acara ini akan dibagi menjadi tiga komisi A, B, C untuk Putra-Putri yang mana masing-masing komisi akan diberi tugas membahas tema berbeda, tatusan Santri Aktifis Bahtsul Masail dan segenap Alim Ulama akan merumuskan dan menjadi Mushohhih dalam berjalannya proses sidang FMPP ini.  Beberapa tema panas yang akan dibahas kali ini diantaranya:

  • Hukum melindungi kaum LGBT (Lesbian Homosexual, Biseksual, Transgender)
  • Polemik islam Nusantara
  • Transpalasi gelap
  • Perlukah sertifikasi Jilbab Halal MUI
  • Hukum memutus silaturahmi Di Media sosial
  • Dan banyak lagi deskripsi masalah lainnya

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qadim, KH. Abdul Hadi Noer mengatakan bahwa, “kegiatan ini kami rasa penting! untuk membangkitkan ghiroh (semangat) para penerus Ulama untuk menghidupkan syiar salaf. Selain itu adanya FMPP ini setidaknya akan muncul solusi bagi problematika ummat.”. Beliau menambahkan, “FMPP kali ini berbeda dengan FMPP Perdana yang dilaksanan di Pondok Pesantren Nurul Qadim sebelumnya, kenapa? Karena pada kali ini acara ditutup oleh Rektor Universitas Al-Ahgaf Hadromaut Yaman pada malam Jumatnya”

Sumber: KBAswaja (Moh Nasirul Haq)

About the author

Muhammad Arief

Ana al-faqiiru ilaa rohmati Robbih, santri Pondok Pesantren Nurul Hikmah yang selalu mengharapkan ampunan dan kasih sayangNya serta syafa'at baginda Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam. Pecinta para ulama ahlussunnah wal jama'ah dan para habaib. Yang mau sholawatan, yuk japri ya :-)

Leave a Comment