Berita

Tokoh Ulama Tangerang Protes Pawai Organisasi Anti Pancasila Dan NKRI

Tokoh Ulama Tangerang Protes Pawai Organisasi Anti Pancasila Dan NKRI - AswajaOnline.com
Written by Muhammad Arief

AswajaOnline.com – Tokoh Alim Ulama Tangerang turun ke jalan memprotes pawai organisasi anti Pancasila dan NKRI, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada Minggu (10/04). Polisi pun mendapat kritikan tajam karena membiarkan organisasi anti dasar negara dan anti keberagaman Indonesia eksis di negeri ini.

“Kami yakin sejujurnya polisi juga tahu bagaimana track record HTI. Bagaimana organisasi ini terang-terangan menolak Pancasila dan anti NKRI. Mestinya aparat tak perlu ragu-ragu menegakkan hukum,” kata ulama Kota Tangerang KH. Arief Hidayat, Senin sore (11/4) lansir KompromiNews.com.

#SaveNKRI dari Idologi anti Pacasila dan Anti NKRI (Khilafah)
Kiai kharismatik ini menyayangkan sikap polisi yang hanya bertindak normatif dengan meminta masing-masing pihak menghargai perbedaan. Menurutnya, gerakan dan keberadaan HTI hingga saat ini jelas-jelas menentang dasar dan falsafah negara. Karenanya polisi sebagai alat negara tidak boleh tinggal diam.

#SaveNKRI
“Ini bukan soal perbedaan konsep fiqih dan ubudiyah seperti halnya NU dan Muhammadiyah. Ini soal gerakan merongrong negara dari dalam. Ini ancaman,” urainya.

Hal senada juga disampaikan Ketua PCNU Kota Tangerang KH. Abdul Mu’thi. Dia meminta agar polisi mempelajari lebih dalam apa yang dikampanyekan dalam pawai HTI di halaman Pemkot Tangerang, Minggu kemarin. Kata-kata “Khilafah dan Syariah mewujudkan Islam Rahmatan Lil’Alamin” bagi kiai Mu’thi lebih banyak menipu.

“Polisi jangan cuman lihat verbalnya. Pelajari konsep khilafah yang mereka bawa seperti apa. Polisi perlu belajar sejarah kenapa di Lebanon, di Syiria, di negara asal tempat berdirinya saja Hizbut Tahrir menjadi organisasi terlarang,” paparnya.

Minggu siang (10/4) ratusan massa HTI datang dengan menggunakan berbagai kendaraan roda dua dan empat bahkan ada yang menunggang kuda memadati halaman Pemkot Tangerang di Jalan Satria Sudirman Kecamatan Tangerang. Aksi pawai mereka sempat dihadang oleh puluhan massa lainnya dengan membentangkan spanduk “Indonesia Damai Berkah Pancasila, Indonesia Damai Tanpa Khilafah”. (KAY)

About the author

Muhammad Arief

Ana al-faqiiru ilaa rohmati Robbih, santri Pondok Pesantren Nurul Hikmah yang selalu mengharapkan ampunan dan kasih sayangNya serta syafa'at baginda Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam. Pecinta para ulama ahlussunnah wal jama'ah dan para habaib. Yang mau sholawatan, yuk japri ya :-)

Leave a Comment