Video

Orasi Budaya Cak Lontong & Akbar Pada Harlah NU Ke 91

ASWAJAONLINE.COM – Salah satu seniman yang ikut memeriahkan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-91 NU adalah Cak Lontong, Selasa (31/1) di Gedung PBNU Jakarta. Dia berhasil mengocok perut hadirin yang memadati tempat acara dengan sejumlah banyolan mutakhirnya.

“Setidaknya, saya dapat memetik dua poin utama dalam ceramah Kiai Ma’ruf. Pertama, Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,” celetuk Cak Lontong dibarengi ger-geran hadirin.

“Kedua, Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh…” celetuknya. Hadirin tambah ngakak.

Cak Lontong juga mengapresiasi NU masih tetap mempunyai semangat yang sama dalam memperingati berdirinya organisasi.

“Kenapa saya menilai masih mempunyai semangat yang sama? Terbukti malam ini Harlah NU diperingati dengan cara berdiri,” ujarnya. Hadirin ngakak. Malam itu memang warga NU yang hadir mayoritas berdiri mengelilingi panggung hingga meluber ke dalam dan ke luar Gedung PBNU.

Dia juga mengaku mempunyai ikatan emosional dengan NU. Bahkan Cak Lontong mengatakan dirinya NU sejak kecil.

“Saya NU sejak kecil. Jadi kalau anak lain Nakal, saya NUakal,” tukasnya disambut tawa hadirin yang makin terkocok perutnya oleh pria kelahiran Surabaya ini. Dialek Jawa Timuran memang sering menambahi huruf vokal “U” di tengah kata untuk menunjukkan penegasan.

Komedian yang mengisi berbagai sejumlah program comedian show di beberapa televisi nasional ini juga bersyukur menjadi warga NU.

“Kenapa saya merasa berterima kasih kepada PBNU? Karena Ormas yang ada Pengurus Besarnya hanya NU, yang lain biasanya hanya Pengurus Pusat. Ini Pengurus Besar, jadi saya yang besar ini merasa diurusi oleh NU,” Geerrrr, tawa hadirin memecah malam. Badan Cak Lontong memang tinggi dan besar.

Cak Lontong juga salut kepada NU yang merupakan Ormas Islam terbesar bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.

“Kalau dibandingkan dengan UN, United Nations, PBB saja, lebih hebat NU menurut saya. Kenapa? Karena kalau UN, itu hanya mengurusi perdamaian dunia, tapi NU mengurusi umatnya agar selamat dunia dan akhirat,” tukas Cak Lontong. Tawa gerrr hadirin tambah memecah kesunyian malam.

(Fathoni Ahmad)

Sumber: http://www.nu.or.id

About the author

Muhammad Arief

Ana al-faqiiru ilaa rohmati Robbih, santri Pondok Pesantren Nurul Hikmah yang selalu mengharapkan ampunan dan kasih sayangNya serta syafa'at baginda Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam. Pecinta para ulama ahlussunnah wal jama'ah dan para habaib. Yang mau sholawatan, yuk japri ya :-)

Leave a Comment