Berita

PMII, HMI, dan GMNI Sepuluh Nopember Gelar Deklarasi Lawan Radikalisme

PMII, HMI, dan GMNI Sepuluh Nopember Gelar Deklarasi Lawan Radikalisme
Written by Muhammad Arief

Maraknya aksi radikalisme dan terorisme yang terjadi di Indonesia pada beberapa minggu terakhir, khususnya di Surabaya mendorong Aliansi Ormek Sepuluh Nopember untuk mengadakan suatu forum pada Ahad (27/5). Forum ini diadakan di Gedung MWC NU Sukolilo Surabaya dan dihadiri oleh tiga ormek (organisasi mahasiswa ekstra kampus) yang ada di ITS, PENS, dan PPNS. Ketiga ormek tersebut meliputi PMII, HMI, dan GMNI.

Kegiatan ini sekaligus menanggapi adanya tersangka terorisme yang merupakan alumni ITS, dan pernyataan BNPT yang menyatakan bahwa kedokteran dan eksakta di tujuh PTN yang terpapar radikalisme, salah satunya ITS. Hal ini sesuai dengan apa yang diutarakan oleh Ketua PMII Komisariat Sepuluh Nopember, Imam Syafi’i.

“Menanggapi isu terbaru terkait terorisme dan salah satu tersangka merupakan alumni ITS serta hasil riset Alvara, BIN, dan BNPT mengungkapkan bahwa terdapat kampus negeri di Indonesia yang terpapar radikalisme,” ucap Imam.

Kegiatan ini diakhiri dengan sebuah deklarasi yang dikeluarkan oleh Aliansi Ormek Sepuluh Nopember yang hadir dalam forum itu. Ada tiga poin penting yang dihasilkan dari deklarasi ini.

Pertama, mengecam keras tindakan terorisme. Kedua, mendukung penuh aparat keamanan untuk membasmi tuntas terorisme sampai akar rumput berdasarkan UU Terorisme yang berlaku. Ketiga, mengajak seluruh elemen baik pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk menangkal faham radikalisme.

About the author

Muhammad Arief

Ana al-faqiiru ilaa rohmati Robbih, santri Pondok Pesantren Nurul Hikmah yang selalu mengharapkan ampunan dan kasih sayangNya serta syafa'at baginda Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam. Pecinta para ulama ahlussunnah wal jama'ah dan para habaib. Yang mau sholawatan, yuk japri ya :-)